1. Sudah diketahui secara umum bahwa wejangan (ajaran-ajaran) Syekh Siti Jenar dirumuskan dalam ajaran Sasahidan. Adapun yang menjadi sesuatu yang harus dicegah oleh para pengikut dan pengamal ajarannya adalah (Sabda Sasmaya, hlm. 45, 47) : - Tidak boleh memiliki daya atau keinginan yang buruk dan jelek. - Tidak boleh berbohong.
kammi Juli 02, 2020 artikel. Ditulis oleh: Belva Nuriana Rosidea (AB2 KAMMI Jember) Sumber gambar youtube.com. Syekh Siti Jenar adalah seorang tokoh sufi yang cukup kontroversial. Perannya sebagai dai di tanah Jawa membuatnya mendapat julukan Syekh Siti Jenar yang diambil dari bahasa Jawa.
Siti Jenar mengembangkan ajaran hakikat dan ma'rifat dianggap mengancam proses perkembangan Islam yang sedang subur-suburnya di Jawa selepas runtuhnya Majapahit. Selain itu masyarakat yang masih awan dan baru mengenal Islam belum siap menerima ajaran tentang Tasawuf. 082. Di alam kematian ada surga dan neraka, dijumpai untung serta sial. Keadaan di dunia seperti ini menurut Syekh Siti Jenar, sesuai dengan dalil Samarakandi "al mayit pikruhi fayajitu kabilahu" artinya Sesungguhnya orang yang mati, menemukan jiwa raga dan memperoleh pahala surga serta neraka. 083.
Sunan Sitijenar. Sunan Sitijenar is, according to the Babad Tanah Jawi ("History of the land of Java") manuscripts, one of the Wali Sanga ("Nine Saints") to whom Indonesian legend attributes the propagation of Islam among the Javanese, Indonesia's largest ethnic group.
\n\n\n \nwejangan syekh siti jenar bahasa jawa
CIiA1A5.
  • 54hxtirs6q.pages.dev/376
  • 54hxtirs6q.pages.dev/201
  • 54hxtirs6q.pages.dev/323
  • 54hxtirs6q.pages.dev/111
  • 54hxtirs6q.pages.dev/170
  • 54hxtirs6q.pages.dev/183
  • 54hxtirs6q.pages.dev/201
  • 54hxtirs6q.pages.dev/91
  • 54hxtirs6q.pages.dev/90
  • wejangan syekh siti jenar bahasa jawa